• ads

Menanam dan Merawat Pohon dengan Cinta

By admin1
In Adiwiyata
May 13, 2016
0 Comments
484 Views

MasrukinAluswahtuban.com – Indonesia dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya.Indonesia memiliki tanah yang subur dan air yang melimpah.Kesuburan tanahnya menjadikan berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dengan cepat dan subur.Adanya hamparan hutan di Indonesia ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki kesuburan tanah yang luar biasa.Begitu suburnya tanah Indonesia, sampai diibaratkan jika tongkat kayu yang ditancapkan di bebatuan pun dapat menjadi tanaman.Itulah Indonesia.

Sebagai bangsa yang dianugerahi kesuburan tanah dan air yang melimpah maka sepatutnya kita bersyukur. Bagaimana cara kita bersyukur dengan anugerah ini? Salah satu caranya adalah dengan menanam pohon. Kelihatannya sederhana dan sepele, tapi ini bisa menjadi sebuah langkah kecil cara mensyukuri nikmat Allah dan cara melestarikan lingkungan. Ya, kita bisa menanam pohon atau pun tanaman hias di sekitar rumah atau di sekitar lingkungan kita.

Bicara tentang menanam pohon itu mudah, yang sulit dan berat adalah mempraktikkannya.Kenapa seperti itu?Karena jarang dari kita yang mau melakukannya.Jangankan menanam, merawat saja kadang kita enggan.Oleh karena itu, agar menanam pohon itu tidak sulit dan berat maka kali ini kita akan belajar bagaimana menanam pohon yang mudah dan gampang.

Ada beberapa tips menanam dan merawat pohon sebagaimana dikutip dalam blog sueto’sclub, yang pertama adalah mencari lahan. Lahan yang akan ditanami harus jelas kepemilikannya. Lahan tersebut bisa milik sendiri atau yang lain. Artinya lahan yang dipilih harus dijamin tidak akan berubah peruntukkannya dalam jangka panjang. Dan tidak menimbulkan sengketa dikemudian hari.

Kedua, memilih bibit pohon yang tepat.Setelah ditemukan lokasi yang cocok, langkah berikutnya adalah memilih jenis bibit yang akan ditanam. Jenis-jenis yang akan ditanam adalah sesuai dengan kondisi lahan, peruntukan dan fungsi bagi lingkungan. Bila ingin lingkungan kita teduh maka pilihlah jenis pohon yang daunnya rindang dan perawakannya besar seperti Trembesi, Flamboyan, Kersen atau Beringin.Pada lahan yang kurang subur, pohon Sengon dan Akasia bisa bertahan hidup.

Ketiga, membuat lubang tanam.Bibit yang sudah dipilih, kini saatnya siap ditanam.Sebaiknya menyediakan lubang tanam yang dibuat sehari sebelum penanaman.Langkah ini dilakukan agar suhu udara didalam dan diatas permukaan tanah tempat penanaman stabil sehingga dapat membantu mengurangi stess pada tanaman. Tanaman yang stress akan sulit beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Lubang tanam dibuat minimal 20 cm x 20 cm (sesuai besar bibit) dengan kedalam 30 cm-40 cm (sesuai media dan bentuk akar ). Pada awal penanaman perlu ditambahkan pupuk kandang atau kompos untuk membantu menambah hara atau nutrisi bagi “penghuni baru” bumi.

Keempat, waktu menanam.Pelaksanaan penanaman hendaknya dilakukan mulai jam 07.00 – 09.00 dan 17.00 – 18.00,karena pada jam-jam tersebut suhu permukaan tanah tidak terlalu tinggi dan stabil sehingga dapat menghindari stres pada bibit tanaman. Apabila tidak memungkinkan menanam pada waktu tersebut dapat dilakukan pada jam yang lain, namun setelah ditanam segeralah membuat naungan untuk menghindari terik matahari yang menerpa bibit yang dapat membakar hijau daun tanaman. Bibit yang terbakar terik matahari menyebabkan klorofil daun tidak dapat melakukan fungsinya dalam prosesfotosintesis dan menyebabkan tanaman bisa mati dalam waktu cepat.

Kelima, menanam bibit pohon.Bibit yang akan ditanam terlebih dahulu dilepaskan dari kantung-kantung media tumbuhnya (polybag ) kemudian ditanaman bersama media tumbuhnya. Saat melepas polybag perlu tindakan yang hati-hati agar media tumbuhnya tidak rusak, Tanaman ditempatkan pada posisi tegak agar proses pertumbuhan dapat berkembangan dengan baik dan bila perlu disanggah dengan bambu. Lalu tutup lubang tanaman dengan memasukkan tanah galian dan menekan secara perlahan di sekeliling tanaman sampai bibit dapat berdiri dengan baik.Lalu berdoalah agar Allah menjaga dan menghidupkan tanaman kita.

Keenam, rawatlah dengan cinta.Merawat sama pentingnya dengan menanam. Maka setelah menanam hendaknya dilakukan pemeliharaan terhadap gulma, semak, alang-alang, hama, kebakaran, tangan manusia dan gangguan lain agar ruang tumbuh tanaman dapat berkembang dengan baik. Selain itu, jangan biarkan tanaman kekurangan gizi.Berilah kebutuhan pokoknya dengan menyiramnya dengan rutin, memberi pupuk yang sesuai dan memberi perhatian.Perawatan bibit pohon bisa dilakukan sampai tanaman berumur 2 tahun.Umumnya pohon diatas umur 2 tahun sudah bisa survival dan hidup mandiri dari alam, namun tetap dijaga dari unsur perusak.

Demikian tips-tips menanam dan merawat pohon.Semoga kita bisa mempraktikkannya. Akhirnya, semoga melalui tangan-tangan dingin kita akan tumbuh pohon-pohon yang bermanfaat bagi kita dan makhluk hidup yang lainnya. (Masruhin Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *