• ads

Mengunjungi Radar Tuban, SDIT Al Uswah Tuban Komitmen Berliterasi

By admin1
In Berita
May 24, 2017
0 Comments
168 Views

radar tuban 3Tuban, Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah Tuban mengunjungi kantor Jawa Pos Radar Tuban, Sabtu, (17/5/2017). Acara yang dimotori oleh jajaran pengajar Ektra Jurnalistik SDIT Al Uswah Tuban ini mengusung tema “Menjadi Jurnalis Masa Depan Indonesia”. Puluhan siswa yang tergabung dalam ekstra jurnalistik atas dan bawah turut serta dalam kunjungan Jurnalistik kali ini.

Kunjungan di tahun ini (TP 2016/2017, red) kita arahkan ke Jawa Pos Radar Tuban yang kita ketahui bersama sebagai media koran terbesar lokal Bumi Wali khususnya. Yang setiap harinya tak kurang dari seribu eksemplar tercetak sebagai mitra baca masyarakat Tuban. Ujar Ustaz Fahrudin, selaku ketua pelaksana acara ini.

Koran Jawa Pos Radar Tuban, lanjut Ustaz Fahrudin, telah menjadi salah satu idola bagi kita. Baik dari segi berita yang dimuat maupun nilai moral yang terkandung dari setiap tulisannya. Mempunyai jurnalis yang kompeten. Inilah harapan kami selaku pengajar di sekolah. Suatu saat nanti ada siswa SDIT Al Uswah mampu menjadi Jurnalis masa depan Indonesia yang unggul.

Untuk kesehariannya, kedepan ada siswa yang karyanya mampu menembus  dan dimuat kolom di Radar Tuban. Tentunya dengan spesialisasi dunia anak-anak yang tayang tiap akhir pekannya.

radar tuban (1)Dalam kunjungan ini, secara spesial diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi Radar Tuban, Dwi Setiawan, sekaligus sebagai pemberi materi dunia kepenulisan. Ia merasa senang anak-anak SDIT Al Uswah belajar bersama di kantornya.

Secara gamblang alumni akademi wartawan Indonesia tersebut, menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi modal awal sebagai jurnalis khsusunya anak. Mulai penyampaian tugas jurnalis, area kerja jurnalis, proses mencari berita, mengolah informasi dan proses finishing hingga berita siap dibaca masyarakat.

Menjadi jurnalis itu enak adik-adik. Bisa terkenal. Bisa jalan-jalan. Bisa mempunyai banyak teman dan bisa menyalurkan hobi kita. Karya kita bisa dinikmati banyak orang. Bisa siaran di televisi dan megahsilkan uang. Katanya disela-sela memaparkan kepada anak-anak.

Sekitar satu setengah jam Pimred menjelaskan seluk beluk dunia jurnalis kepada anak-anak. Tak jarang banyak diantara siswa yang mengajukan pertanyaan kepadanya. Pertanyaannya pun beragam, lucu dan terkesan spontan. Membuat Pimred tertawa lepas.

SDIT Al Uswah Tuban seperti diketahui bersama telah komitmen dalam membina, mengembangkan dan memprakarsai tumbuhnya jiwa jurnalistik siswa sejak dini. Hal ini dibuktikan dengan beberapa program yang mendukung jiwa baca tulis siswa. Yakni membuat syair, puisi, cerpen, dan kegiatan yang lainnya.

Goal-nya kedepan siswa  SDIT Al Uswah Tuban mampu menciptakan karya yang dimuat di media cetak maupun online. LPIT Al Uswah Tuban sendiri telah mempunyai beberapa media yang juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana menyalurkan jiwa baca tulis. Dan, ini singkron dengan program dari pemerintah yang mencanangkan gerakan literasi sekolah.

Sementara dari pihak pimpinan sekolah, mendukung penuh kegiatan siswa ke Jawa Pos Radar Tuban. Sudah menjadi komitmen bersama bahwa lembaga menargetkan siswa bisa mewarnai di media cetak maupun online. Sejak dini kami latih di ekstra pilihan jurnalistik dengan harapan muncul tunas bangsa yang mampu menjadi generasi yang unggul di bidang jurnalistik. Tentunya dengan ahlak qurani yang kuat. Tuturnya. (fahry*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *