• ads

Permainan Tradisional, Sungguh Menyenangkan

By admin1
In TAIT Al Uswah
February 9, 2018
0 Comments
133 Views

foto permainan tradisional4       Aluswah.com-Seiring berkembangnya  zaman kini permainan tradisional perlahan- perlahan mulai ditinggalkan bahkan dilupakan oleh anak-anak. Main congklak, gobak sodor, lompat tali, tak lagi dimainkan karena anak-anak sekarang lebih tertarik dengan gadget dan televisi.

      Hal tersebut  dikarenakan para orang tua juga tak mengenalkan permainan-permainan tersebut pada anak,  tapi sebaliknya sejak kecil anak-anak telah akrab dengan acara televisi dan permainan yang modern yang ada  di HP. Oleh sebab itu di TPA IT Al Uswah anak-anak baby school diajak untuk mengenal dan bermain aneka permainan tradisional.

        Yang pertama adalah bermain congklak atau dakon. Permainan yang sudah terkenal  khususnya bagi anak-anak di pulau Jawa ini dimainkan oleh dua orang menggunakan biji sawo kecik atau sekarang biasanya diganti dengan biji yang terbuat dari plastik dan papan panajng yang berlubang di sisi pinggirnya. Bukan hanya menyenangkan karena bagi sebaigian besar anak-anak baby school ini adalah permainan baru tapi bermain congklak juga sangat bermanfaat untuk perkembangan anak usia dini.

 foto permainan tradisional2   Manfaat tersebut antara lain melatih motorik halus, karena cara bermain congklak adalah dengan mengambil biji dan memasukkannya satu persatu ke setiap lubang sampai habis kemudian diambil lagi begitu seterusnya. Sehinga lama kelamaan kegiatan tersebut membuat tangan anak semakin luwes. Lalu dengan bermain congklak anak-anak juga secara tidak langsung akan belajar berhitung.

      Yang lebih penting adalah bermain congklak juga membantu anak belajar memahami aturan dan bersabar, karena bermain congklak anak harus memasukkan satu persatu biji tidak boleh lebih dan tidak boleh dimasukkan ke lubang lawannya sehingga anak akan belajar hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

     Sedangkan yang kedua adalah bermain telepon. Bukan telepon biasa ini telepon yang sangat istimewa karena terbuat dari dua gelas plastik lalu dihubungkan dengan tali. Cara bermainnya pun mudah, dua anak  yang satu meletakkan gelas di telinga dan yang lainnya di mulut kemudian berbicara.

      Sangat mudah  dimainkan untuk anak usia dini, mereka pun senyum-senyum ketika mendenganr suara temannya dari gelas. Dengan memainkan permainan tradisional Ustazah berharap rasa peduli mereka terhadap lingkungan akan semakin besar terutama dalam bersosialisasi dengan orang lain. (crew/TPAIT/ed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *