• ads

Relawan DSU Bagikan Sembako dan Lakukan Pengobatan Gratis (2-Habis)

By admin1
In Berita
February 19, 2016
0 Comments
555 Views
Tim Medis RS Medika saat meriksan korban banjir

Tim Medis RS Medika saat meriksan korban banjir

Aluswahtuban.com – Dompet Sosial Al Uswah (DSU) Tuban, kembali menyalurkan bantuan buat para korban banjir yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Rengel. Bantuan tersebut diberikan kepada warga terdapak banjir, meliputi sebanyak 140 paket sembako, serta melakukan pengobatan gratis buat 62 pasien lanjut usia (lansia) dan anak-anak, Jum’at sore, (19/02/2016).

Pengobatan gratis itu di lakukan oleh relawan DSU dari tim medis Rumah Sakit Medika Tuban. Begitu pula, para korban terdampak sangat antusias menyambut bantuan yang diberikan oleh DSU itu.

Bantuan tersebut di galang dari wali murid yang berada di keluarga besar Lembaga Pendidikan Islam Tepadu (LPIT) Al Uswah Tuban. Mulai dari jenjang pendidikan Taman Asuh Islam Tepadu (TAIT), Play Group, TKIT, SDIT, SMPIT dan SMAIT, serta para donatur DSU.

“Bantuan ini yang kedua kalinya kita salurkan kepada warga korban banjir, akibat dari luapan Bengawan Solo,” ungkap Ratna Dwi Katika, Pengurus DSU Tuban.

Kemarin bantuan yang terkumpul dari keluarga besar LPIT di salurkan di dua titik, yakni yakni Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel dan Desa Patihan, Kecamatan Widang. Dimana, bantuan kemarin yang disalurkan relawan dan pengurus berupa bingkisan sembako saja.

Direktur DSU (kiri) usai menyerahkan bantuan

Direktur DSU (kiri) usai menyerahkan bantuan

“Kedua kalinya ini, kita berikan berupa bingkisan sembako dan pengobatan gratis buat masyarakat yang terdampak banjir kemari,” terangnya.

Lebih lanjut, Ratna Dwi Kartika menegaskan bahwa yang kita berikan bantuan rata-rata adalah warga yang memiliki rumah yang berdinding dari bambu dan berlantai tanah. Semoga bantuan yang kita salurkan ini, bisa meringankan dan membatu para korban banjir.

“Semoga teman-teman bisa bakso lagi di sana, dengan harapan bahwa masyarakat meras terbantu dengan adanya DSU ini,” terang Ratna Dwi Kartika.

Sementara itu, Mbok Lasminah, salah satu pasien yang mendapat pengobatan gratsi meras terbantu dengan datangnya relawan dan pengurus. “Seneng nak, angsal bingkisan dan perikso mboten bayar (Suka, dapat bingkisa dan periksa tidak membayar, red),” katanya. (Crew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *