• ads

Tips Merawat Tanaman Selama Mudik

By admin1
In Adiwiyata
July 24, 2016
0 Comments
787 Views

irigasi-tetes-sederhanaMusim liburan memang telah berlalu. Ya, satu minggu yang lalu kita merasakan liburan yang lumayan panjang. Mulai libur akhir semester, libur awal puasa, hingga libur hari raya. Banyak keluarga yang sudah memiliki agenda kegiatan keluar kota. Mudik ke kampung halaman masing-masing. Ada yang bepergian untuk silaturahim ke sanak saudara, ada yang mengajak keluarga berlibur dan juga berwisata. Mereka meninggalkan rumah masing-masing untuk beberapa waktu. Rumah mereka kosong tak berpenghuni. Sebagian dari mereka ada yang menitipkan rumah pada tetangga, keluarga dekat, atau penjaga komplek perumahan.  Tentu saja tujuannya agar rumah mereka aman ketika ditinggalkan. Barang-barang di rumah utuh tidak ada yang mengambil atau mencurinya.

Tapi terkadang ada yang luput dari perhatian yaitu hewan piaraan dan tanaman di sekitar rumah. Yang paling sering tidak terpikirkan adalah tanaman. Ya, kita terkadang lupa menitipkan tanaman yang kita tinggalkan untuk dirawat atau disiram. Walhasil, kita baru tersadar ketika melihat tanaman kita sepulang dari bepergian. Kondisi tanaman kita mengenaskan, hampir semua tanaman meranggas, kering dan mati. Tentu kita tidak menginginkan yang demikian bukan?

Untuk menjaga tanaman yang kita sayangi tetap hidup selama ditinggal mudik atau liburan, mari kita coba beberapa tips berikut ini. Pertama, menitipkan tugas perawatan tanaman kepada penghuni rumah. Jika masih memungkinkan untuk menitipkan rumah pada penjaga atau keluarga, titiplah pesan agar merawat dan menyiram tanaman sekitar rumah. Bila perlu berilah catatan khusus agar tetap ingat.

Kedua, mengandalkan hujan dan sinar matahari. Musim hujan adalah musim yang dibutuhkan oleh tanaman. Sehingga sebaiknya meletakkan atau memindah tanaman yang mungkin terkena sinar matahari atau mendapat air hujan. Meskipun ada beberapa jenis tanaman yang tidak baik terkena sinar matahari langsung. Kita bisa menggunakan jaring paranet untuk melindunginya. Jika kita bepergiannya pada musim hujan maka kita tidak perlu khawatir, tanaman akan mendapatkan sumber penghidupan.

Ketiga, membuat tandon air. Bila tidak ada yang dititipi pesan dan kita masih khawatir pesan tersebut tidak terlaksana, kita bisa membuat cara-cara kreatif agar tanaman tetap mendapatkan air. Misalnya, kita membuat pipa atau selang aliran air yang dilubangi kecil-kecil, yang setiap lubang tersebut mengalir atau meneteskan air menuju ke tanaman-tanaman tersebut. Bisa juga dengan cara meletakkan botol mineral berisi air, dengan ukuran botol menyesuaikan tanaman dan waktu. Botol berisi air tersebut kita letakkan di atas tanaman, jangan lupa, membuat lubang kecil pada botol tersebut supaya dapat menetes dan menyirami tanaman tersebut. Ingat, lubang yang dibuat jangan terlalu besar supaya air tidak cepat habis.

Pembaca juga bisa membuat tanaman tetap hidup dengan cara menyediakan persediaan air atau tandon air di sekitar tanaman. Caranya, kita siapkan plastik dengan ukuran menyesuaikan tanaman, disarankan plastiknya agak tebal agar mudah diberdirikan, kemudian kita isi plastik tersebut dengan air. Setelah itu kita masukkan tanaman pot kedalam plastik tersebut. Agar tanaman tidak terendam kita bisa mengganjalnya dengan batu bata. Jangan lupa diberi media untuk memudahkan tanaman dalam pot tersebut menyerap air.

Demikian beberapa tips yang mungkin bisa diterapkan selama tanaman ditinggal mudik atau bepergian untuk beberapa waktu. Semoga tanaman yang kita tinggalkan tetap hidup dan segar. Dan semoga pembaca juga dapat menambahkan tips-tips yang lain dan bermanfaat. Selamat mencoba.(em-be)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *